Sabtu, 05 September 2009

Mahasiswa Kulit Hitam Amerika

Sekarang, ini merupakan masalah kuno: Bagaimana untuk menjaga Afrika-Amerika di bidang akademik mahasiswa yang tertarik? Lebih dari itu, bagaimana untuk mendapatkan orang-orang kulit hitam muda-yang terus-menerus di sekolah berperforma buruk dibandingkan dengan perempuan kulit hitam-bukan hanya mengikuti gerakan dalam kelas mereka sampai mereka 18, tetapi berkembang dalam lingkungan pendidikan? Itu salah satu pertanyaan yang paling sulit yang dihadapi Amerika saat ini, dan kesulitan yang ditambah dengan pertanyaan yang mendahuluinya: Mengapa tidak banyak laki-laki hitam yang ingin berkembang di sekolah?

Salah satu jawaban yang paling menarik untuk yang terakhir ini query-Mengapa?-Berasal dari Orlando Patterson, seorang profesor sosiologi Harvard, yang menghabiskan sebagian besar karirnya mempelajari kebiasaan muda Afrika-Amerika. Pada tahun 2006 New York Times Op-ed piece, Dr Patterson mendiskusikan apa risetnya bercerita tentang kegagalan akademik siswa laki-laki hitam (Black Men). Kesimpulannya adalah sama mencerahkan, menakutkan dan menyedihkan:

Jadi, kenapa mereka gagal dalam keluar? Jawaban jujur mereka bahwa apa yang disebut sosiolog "keren-pose budaya" hitam muda laki-laki itu hanya terlalu menyenangkan untuk menyerah. Bagi orang-orang muda ini, hampir seperti narkoba, nongkrong di jalanan sepulang sekolah, belanja dan pakaian tajam, penaklukan seksual, pesta narkoba, hip-hop musik dan budaya, fakta bahwa hampir semua atlet bintang dan banyak bangsa penghibur terbaik berkulit hitam.

Singkatnya, untuk banyak pemuda di pusat kota, kehidupan yang penuh benda-benda material lebih menarik daripada kehidupan belajar. Atau, seperti almarhum rapper Notorious B.I.G. katakan, "Uang, [pelacur] dan pakaian-semua saudara tahu."

Kemudian dalam esainya, Dr Patterson menyatakan bahwa akademisi mengambil alih "pendekatan baru" untuk memahami orang Afrika-Amerika. Aku tidak setuju. Tapi apa sebenarnya yang terbaik "pendekatan baru" untuk mengambil?

Kamis, 03 September 2009

Stop Dreaming Start Action Sukses

Ada jutaan professional di bidang penjualan yang telah Sukses Menerapkan ilmu Stop Dreaming Start Action di komunitas ekonomi di seluruh dunia. Dan mereka semua, entah bagaimana caranya melakukan start action meraih sukses dalam bidang penjualan.

Saya tahu dari studi serta pengamatan saya sendiri mengenai kunci sukses ala joko susilo yang konsisten akan kata Stop Dreaming Start Action, namun dari antara mereka yang sukses ada juga yang gagal ini diakibatkan karena ketidak seriusan dari individu dan gampang frustasi menghadapi sedikit rintangan jadi istilahnya gampang mengeluh.

Oleh sebab itu makna Stop Dreaming Start Action selain harus kontesisten namun juga harus terarah dan terukur. Tapi ada jawaban terhadap dilemanya, dan anda menemukannya solusi tersebut dari kombinasi unik hanya menggunakan empat kata umum yaitu “Stop Dreaming Start Action” agar sukses tentunya

Kalau anda membaca artikel ini, jelaslah bahwa anda akan sadar dan tertarik untuk bertumbuh menjadi manusia yang ingin maju menggapai kesuksesan menjadi manusia yang produktif dan berguna bagi nusa dan bangsa. Mulai sekarang terapkan Stop Dreaming Start Action Dalam Kehidupan Sehari-hari.